Tak pernah puas dengan si Dia???

Tak ada manusia yang sempurna, begitupun pasangan Anda, Jadi, mengapa Anda selalu merasa ada yang kurang dari diri pasangan? Cari tahu jawabannya! Cari tahu masalahnya!

Anggapan Keliru Seputar Orgasme Wanita

KEPUASAN seksual wanita menjadi perbincangan wajib di antara pasangan suami dan istri. Bahkan untuk menemukan kepuasan itu, Anda berdua harus punya beberapa kesepakatan. Misalnya, butuh waktu ekstra untuk saling eksplorasi dan menambah pengetahuan seks.
Sebagai wanita, Anda tentu merasa dihargai. Meski memang sebagian mesti mencoba lebih keras untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kepuasannya bisa tersalurkan.
Sebelum itu, Anda harus menyingkirkan berbagai anggapan salah seputar orgasme wanita. Berikut ini anggapan tersebut, seperti:

Semua wanita ingin orgasme G-spot
Memang benar kebanyakan wanita sangat bernafsu dengan orgasme G-spot, karena di area inilah mereka dapat merasakan orgasme sempurna. Sepertinya menjadi hasrat semua wanita. Namun jangan keliru, karena sebagian wanita justru merasa tidak nyaman saat area G-spot-nya dirangsang, meski Anda melakukannya dengan sangat baik.
Hal ini membuatnya tiba-tiba merasa ingin buang air kecil. Tentu bukan hal yang menyenangkan. Hal ini juga menyebabkannya merasa nyeri. Faktanya, rangsangan G-spot justru hal menjengkelkan bagi sebagian wanita.

Wanita butuh pasangan berpengalaman untuk orgasme
Kebanyakan pria bangga akan kemampuannya membuat wanita orgasme (keahlian Anda memang sangat dihargai), tapi tanggung jawab sepenuhnya justru berada di tangan wanita. Hal yang sangat normal jika wanita kesulitan mencapai orgasme vagina-itu mengapa Tuhan memberinya klitoris. Artinya, dia tetap dapat mencapai orgasme, bahkan jika pasangannya punya sedikit pengalaman dalam bercinta.
Kerja keras pria tentu sangat membantu, tapi jika pasangan tidak dapat mencapai orgasme, tidak ada seorang pun yang bisa menyalahkannya. Meskipun Anda punya keahlian bercinta yang hebat, jika pasangan termasuk kategori ini, tak akan mudah membuatnya orgasme. Pernyataan tersebut tentu tanpa mengurangi nilai usaha Anda.

Wanita butuh orgasme untuk menikmati diri
Seks dirasakan baik, apakah Anda mencapai orgasme atau tidak. Dan saat melibatkan pula intimasi pengalaman seks menjadi sangat memuaskan tanpa menghiraukan apakah pasangan mencapai klimaks. Kebanyakan wanita, bahkan lebih memilih foreplay daripada seks dan orgasme. Mengapa? Karena, untuk mereka, mencium, memeluk, dan mengasihi jauh lebih memuaskan dari aktivitas seks lain.

Orgasme vagina lebih baik ketimbang orgasme klitoris
Anggapan keliru ini seperti membandingkan apel dan jeruk. Poin intinya adalah keduanya sama-sama menyenangkan dan memuaskan.

Wanita tidak bisa ejakulasi
Wanita bisa ejakulasi, bahkan beberapa di antaranya dapat ejakulasi lebih hebat ketimbang pria. Ejakulasi wanita melewati bagian urethra, sama seperti pria. Ejakulasi wanita berisi kandungan yang sama dengan ejakulasi pria.
Wanita cenderung mudah merasakan ejakulasi jika Anda menyertakan rangsangan jari-jemari pada area G-spot-nya. Jika Anda mendapati pasangan sulit ejakulasi, jangan kira dia tidak bisa enjoy dengan dirinya. Cobalah teknik lain. Atau secara psikologis, pasangan Anda mungkin butuh waktu untuk kehidupannya.

0 komentar:

Pesan Orang Pintar

Senangnya bila Anda dan pasangan Anda selalu mampu membangun hubungan yang hangat dan mesra. Agar hubungan ini selalu membara, selalulah ukur kadar cinta Anda kepada pasangan Anda.

Investasi Mandiri

Tentang Blog Ini

Blog ini ditulis dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber dan cerita dari banyak teman. Mungkin banyak yang sudah Anda ketahui atau pernah membacanya, bahkan mungkin sudah mencobanya, tapi tidak ada salahnya untuk membaca lagi, sekedar mengingatkan kembali ingatan Anda akan hasilnya, atau bahkan belum dipraktekkan? he.. he...

Web Search Engine

AlltheWeb :: find it all

Pesan Orang Pintar

Jangan pernah malu untuk mengungkapkan perasaan dan hasrat bercinta Anda, komunikasikan selalu dengan pasangan Anda, dijamin kebahagian akan selalu hinggap di kehidupan Anda.

Investasi Bersama

  © Blogger template Columnus by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP